DPR Dorong OJK dan Bank Himbara Beri Dukungan ke UMKM

Jakarta, bisabasi.id – Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi PKS Junaidi Auly meminta agar OJK dan Perbankan yang tergabung dalam Himbara untuk meningkatkan dukungan kepada UMKM sektor pangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.

“Harapan terhadap peningkatan dukungan tersebut tidaklah sulit dilakukan, mengingat kinerja perbankan di Provinsi Lampung menunjukkan pertumbuhan positif selama periode 2024, dilihat dari peningkatan asset perbankan, penyaluran kredit atau pembiayaan perbankan maupun menurunnya kredit bermasalah (NPL)”, tegasnya.

DPR Dorong Bank Himbara Berikan Kemudahan Akses Pembiayaan ke UMKM

Dukungan yang diharapkan, imbuh Junaidi terutamanya diarahkan pada kemudahan akses dan dukungan pembiayaan sektor UMKM yang bergerak pada bidang usaha pertanian, kehutanan dan perikanan.

“Hal ini perlu mendapatkan perhatian, mengingat pertumbuhan ekonomi ketiga sektor ini sempat mengalami kontraksi sebesar 1,14% (yoy) pada posisi triwulan III-2024. Padahal senyatanya, ketiga sektor tesebut memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Lampung yaitu sebesar 27,34%”, terangnya.

Belum lagi ditinjau dari letak strategis dan demografi, dimana provinsi Lampung dinilai banyak kalangan terutama Pemerintah Pusat adalah daerah yang sangat berpotensi menjadi Sentra Pangan Nasional untuk wilayah Sumatera.

“Maka, tidak ayal, kondisi demikian akan menjadi keuntungan bagi Provinsi Lampung untuk berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan pada pelaksanaan kebijakan dan program Makan Bergizi Gratis yang akan dijalankan oleh Pemerintah baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo”, ungkap dia.

MANILA KRISTIN

Kristin Manila menyelesaikan gelar Sarjana di bidang Teknologi Informasi dari Universitas Kristen Duta Wacana pada tahun 2012. Memulai karirnya sebagai freelancer dan karyawan tetap di perusahaan kecil di Jogja, Kristin telah memperoleh pengalaman berharga dalam industri teknologi.

Dengan latar belakang yang kuat dan dedikasi terhadap inovasi, Kristin bergabung dengan PT Kanaka Hita Solvera (KHS) sebagai Direktur KHS pada tahun 2021 Sebagai Direktur, Kristin berfokus pada pengembangan strategi yang mengintegrasikan pengalaman teknologi dan keuangan untuk memberikan solusi konsultasi keuangan yang unggul dan relevan, dengan pendekatan inovatif dan adaptif terhadap perkembangan terbaru di pasar.

T HERDITYA WICAKSANA, CEWA-M

T. Herditya Wicaksana, lulusan Ilmu Ekonomi Universitas Atma Jaya Yogyakarta, telah berkecimpung di dunia pasar modal sejak tahun 2009. Saat ini, beliau aktif sebagai pembicara dalam pelatihan analisis teknikal dan juga sebagai penasehat analisis Elliott Wave untuk berbagai klien ritel maupun institusi.

Pada tahun 2023, beliau memperoleh sertifikasi CEWA-M (Certified Elliott Wave Analyst Master), yang merupakan sertifikasi internasional dengan tingkatan tertinggi untuk analis Elliott Wave. Hanya sedikit orang di seluruh dunia yang memiliki gelar CEWA-M ini. Saat ini, beliau menjabat sebagai Direktur PT. Kanaka Hita Solvera dan Dewan Pengawas Koperasi Agrapana Tunas Mandiri.

DANIEL AGUSTINUS, CEWA-M

Daniel Agustinus, lulusan Teknik Industri dari Atma Jaya Yogyakarta, telah mendalami dunia keuangan dan pasar modal sejak tahun 2010. Saat ini, beliau aktif sebagai pembicara dalam pelatihan analisis teknikal dan juga sebagai penasehat analisis Elliott Wave untuk klien institusi maupun klien VIP.

Pada tahun 2020, beliau menjadi orang Indonesia pertama yang memperoleh sertifikasi CEWA-M (Certified Elliott Wave Analyst Master), yang merupakan sertifikasi internasional dengan tingkatan tertinggi untuk analis Elliott Wave. Hanya sedikit orang di seluruh dunia yang memiliki gelar CEWA-M ini. Saat ini, beliau menjabat sebagai Direktur di PT. Kanaka Hita Solvera dan juga aktif menjabat sebagai Direktur di PT. Kanaka Hita Baswara.

WIJEN PONTUS, CTA, CEWA

Wijen Pontus, lulusan Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB), telah berkecimpung di dunia pasar modal sejak tahun 2006. Selama belasan tahun, beliau berperan sebagai konsultan riset Elliott Wave di berbagai sekuritas asing maupun lokal, dana pensiun, dan manajemen aset. Saat ini, beliau dikenal sebagai salah satu dari sedikit ahli Elliott Wave di Indonesia dan telah mendedikasikan hidupnya untuk mengembangkan serta memperkenalkan Analisis Elliott Wave di tanah air. Pada tahun 2020, beliau memperoleh sertifikasi CEWA (Certified Elliott Wave Analyst) yang diakui secara internasional.

Analisis Elliott Wave kini telah diterima, diterapkan, dan diakui akurasinya oleh berbagai institusi pengelola dana di Indonesia. Sepanjang karirnya, Wijen Pontus telah memberikan ratusan seminar dan pelatihan tentang Elliott Wave untuk investor ritel dan institusi, termasuk BPJS (dulu Jamsostek) dan TASPEN, yang merupakan institusi keuangan terbesar di Indonesia. Sejak tahun 2009, beliau bersama dengan rekannya mendirikan B-Trade yang berada di bawah naungan PT. Kanaka Hita Solvera. Selain itu, beliau juga aktif menjabat sebagai Direktur di PT. Kanaka Hita Investama dan juga sebagai Direktur Investasi dan Pengembangan Portofolio Dana Abadi Ikatan Alumni Elektro ITB (IAE ITB).