Jakarta, bisabasi.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana untuk meluncurkan produk instrumen investasi kontrak berjangka saham atau Single Stock Futures (SSF) pada September 2024. Nantinya, BEI akan memberikan diskon biaya transaksi sebesar 75% kepada investor.
Guna mendongkrak transaksi di Single Stock Futures, BEI telah menyiapkan berbagai strategi diantaranya dengan gencar menjalankan sosialisasi di berbagai platform. Selain itu, otoritas pasar modal RI bersama dengan para Anggota Bursa (AB) juga akan mempermudah untuk pembukaan akun.
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan bahwa, dengan berbagai strategi yang dijalankan untuk mendongkrak transaksi dirinya berharap instrumen investasi ini dapat dimanfaatkan oleh investor untuk mendapatkan keuntungan yang optimal di pasar.
“Single Stock Futures menjadi salah satu instrument mendapatkan keuntungan di tengah pasar yang serba tidak pasti,” kata Jeffry dalam Edukasi Wartawan Pasar Modal secara daring. (23/8).
BEI Guyur Diskon Fee Transaksi untuk Investor

Menurut Jeffry, BEI akan memberikan insentif agar transaksi semakin ramai di pasar SSF. Untuk Anggota Bursa, pihaknya memberikan insentif berupa pemanfaatan sistem termasuk online trading dan mobile trading. Tujuannya agar memberikan dorong low cost of investment bagi AB.
“BEI memberikan insetif kepada investor yakni discount transaction fee. Investor nantinya, hanya dikenakan biaya Rp 250 per kontrak atau 75% lebih murah dibanding biaya transaksi normal,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Pengembangan Bisnis 1 BEI Firza Rizqi Putra menjelaskan, setelah menjalankan soft launching untuk SSF. BEI akan fokus pada pengenalan produk derivative SSF, di mana berdasarkan pipeline terdapat empat AB yang terlibat dalam perdagangan sekaligus menjadi liquidity provider.
“BEI akan menggelar grand launching Single Stock Futures pada September 2024. Kemudian, BEI akan menggencarkan lagi untuk mengembangkan perdagangan SSF dan menggandeng lebih banyak AB,” ucapnya.
Adapun dana yang dibutuhkan investor dalam transaksi SSF ini, jauh lebih kecil jika dibandingkan membeli secara langsung dikarenakan SSF ditransaksikan secara leverage.
“Underlying SSF juga merupakan saham – saham konstituen indeks LQ45 yang memiliki likuiditas tinggi dan fundamental yang baik,” tutup Firza.
Diketahui sebelumnya, BEI mengungkapkan bahwa terdapat beberapa kelebihan dalam bertransaksi di Single Stock Futures. Misalnya, investor dapat mengambil posisi beli atau jual suatu saham sehingga dapat memperoleh potensi keuntungan saat harga saham sedang naik atau turun.