Metrodata gelar MSD 2024, Inovasi dan Peluang Besar bagi Dunia Bisnis

.Jakarta, Bisabasi.id – PT Metrodata Electronics Tbk (Metrodata) kembali mengadakan Metrodata Solution Day (MSD) 2024 di Shangri-La Hotels Jakarta. Tahun ini, MSD mengusung tema “AI Reimagined: Transforming the Future of Work”, yang menyoroti pentingnya teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam meningkatkan efisiensi dan inovasi di dunia bisnis.

Ini merupakan tahun penyelenggaraan MSD ke19. AI khususnya Generative AI (Gen AI) membuka peluang besar bagi dunia bisnis. Potensi manfaat yang ditawarkan oleh Gen AI meliputi penghematan biaya, peningkatan produktivitas, hingga peluang baru untuk inovasi bisnis.

Sejumlah nilai manfaat utama Generative AI (Gen AI) meliputi produksi konten pemasaran dapat dihasilkan secara otomatis, desain produk bisa dioptimalkan dengan cepat, proses kerja rutin dapat diautomasi, analisis data dapat dilakukan dengan presisi tinggi, hingga menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih personal.

Di Indonesia, penggunaan AI masih berada pada tahap awal adopsi. Ini merupakan peluang bagi organisasi bisnis untuk beradaptasi dan mempersiapkan diri untuk tetap berdaya saing.

Metrodata melalui Solusi 8 Pilar, meliputi Business Application, Cloud Services, Consulting & Advisory Services, Cybersecurity, Data & AI, Digital Business Platform, Hybrid IT Infrastructure, dan Managed Services; merupakan mitra utama pelaku bisnis Indonesia di lintas industri, dalam membantu proses dan perjalanan transformasi digital perusahaan untuk semakin produktif dan berdaya saing.

“Dalam dunia yang terus berkembang, kita perlu beradaptasi dan merangkul perubahan untuk tetap relevan dan bertahan di pasar. AI bukanlah sesuatu yang harus dihindari, tetapi justru menjadi bagian integral dari strategi bisnis kita.

Di MSD, kami menawarkan berbagai wawasan adopsi teknologi AI yang dirancang untuk membantu bisnis berinovasi dan berkembang di era digital ini. Seperti biasa, MSD hadir dengan tema-tema yang akan menjadi tren di masa depan, dan tahun ini kami fokus pada bagaimana AI mengubah cara bisnis beroperasi, berinovasi, dan berinteraksi dengan pelanggan ” demikian pernyataan dari Susanto Djaja, Presiden Direktur PT Metrodata Electronics Tbk dalam siaran pers (21/8).

“Merujuk kepada laporan Work Trend Index 2024 yang Microsoft keluarkan bersama LinkedIn, sebanyak 92% karyawan kantoran di Indonesia sudah menggunakan generative AI di tempat kerja. Antusiasme ini disambut baik oleh 92% pemimpin bisnis tanah air, yang mengakui pentingnya AI untuk mempertahankan keunggulan kompetitif.

Meski demikian, 48% dari para pemimpin masih memerlukan visi dan rencana yang jelas untuk penerapan AI di organisasi mereka masing-masing. Melalui MSD, Microsoft dan Metrodata berupaya membantu organisasi untuk merumuskan visi dan rencana tersebut, dengan merealisasikan empat peluang transformasi AI. Mulai dari memperkaya pengalaman karyawan, merevolusi hubungan pelanggan, menata ulang proses bisnis, hingga menyederhanakan kurva untuk berinovasi.

Semua ini kami hadirkan melalui inisiatif Mitra Integrasi Informatika – Artificial Intelligence (MIAI) yang telah MII luncurkan sejak Maret lalu,” ujar Gerald Leo, Partner Development Director Microsoft ASEAN.

“Momen yang ditunggu-tunggu telah tiba untuk AI generatif dalam perusahaan, dan kami melihat semakin banyak pelanggan yang bergerak dari tahap eksperimen ke produksi hingga produksi skala besar. Bersama dengan para pemimpin industri seperti Metrodata, Google Cloud bekerja dengan organisasi dari berbagai ukuran untuk membantu mereka berinovasi dengan kekuatan AI, secara aman dan bertanggung jawab, sehingga mereka dapat membuka peluang untuk pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan,”Fanly Tanto, Country Director, Indonesia, Google Cloud.

“Analitik prediktif, serta AI generatif, membuka cakrawala baru untuk inovasi bisnis, mulai dari mengotomatisasi tugas-tugas rutin hingga menciptakan antarmuka percakapan. Di Anaplan, kami telah berada di garis depan evolusi teknologi ini, memungkinkan perusahaan untuk sepenuhnya memaksimalkan nilai data mereka,” Magdalena Hendrata, Area Vice President, Asia, Anaplan.

“Data streaming adalah teknologi dasar untuk masa depan AI. Teknologi ini merevolusi masa depan pekerjaan dengan meningkatkan kelincahan bisnis, mengurangi biaya dan menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Aplikasi AI modern membutuhkan data dari berbagai sumber untuk disatukan dengan mulus demi mendapatkan wawasan yang dapat ditindaklanjuti yang mendorong inovasi dan efisiensi operasional. Platform data streaming Confluent membantu memenuhi kebutuhan ini dengan menyediakan aliran data real-time yang kontekstual, dapat dipercaya dan dalam format yang tepat untuk digunakan dalam aplikasi AI.

Kami bangga dapat bermitra dengan Metrodata untuk membantu mewujudkan masa depan AI dan membuka potensi penuh dari AI untuk bisnis di Indonesia,. ujar Rully Moulany, Area Vice President, Asia, Confluent.

Bagi Red Hat, berkolaborasi melalui ekosistem mitra kami yang kuat merupakan kunci untuk mewujudkan kesuksesan proyek-proyek AI dengan memanfaatkan open source. Kolaborasi kami dengan Metrodata akan memudahkan perusahaan-perusahaan di Indonesia memanfaatkan potensi AI.

Kami berharap dapat terus berkolaborasi dengan Metrodata untuk menciptakan solusi-solusi yang lebih inovatif dalam berbagai pengaplikasian hybrid cloud dan AI,” Vony Tjiu, Country Manager, Indonesia, Red Hat. 

MANILA KRISTIN

Kristin Manila menyelesaikan gelar Sarjana di bidang Teknologi Informasi dari Universitas Kristen Duta Wacana pada tahun 2012. Memulai karirnya sebagai freelancer dan karyawan tetap di perusahaan kecil di Jogja, Kristin telah memperoleh pengalaman berharga dalam industri teknologi.

Dengan latar belakang yang kuat dan dedikasi terhadap inovasi, Kristin bergabung dengan PT Kanaka Hita Solvera (KHS) sebagai Direktur KHS pada tahun 2021 Sebagai Direktur, Kristin berfokus pada pengembangan strategi yang mengintegrasikan pengalaman teknologi dan keuangan untuk memberikan solusi konsultasi keuangan yang unggul dan relevan, dengan pendekatan inovatif dan adaptif terhadap perkembangan terbaru di pasar.

T HERDITYA WICAKSANA, CEWA-M

T. Herditya Wicaksana, lulusan Ilmu Ekonomi Universitas Atma Jaya Yogyakarta, telah berkecimpung di dunia pasar modal sejak tahun 2009. Saat ini, beliau aktif sebagai pembicara dalam pelatihan analisis teknikal dan juga sebagai penasehat analisis Elliott Wave untuk berbagai klien ritel maupun institusi.

Pada tahun 2023, beliau memperoleh sertifikasi CEWA-M (Certified Elliott Wave Analyst Master), yang merupakan sertifikasi internasional dengan tingkatan tertinggi untuk analis Elliott Wave. Hanya sedikit orang di seluruh dunia yang memiliki gelar CEWA-M ini. Saat ini, beliau menjabat sebagai Direktur PT. Kanaka Hita Solvera dan Dewan Pengawas Koperasi Agrapana Tunas Mandiri.

DANIEL AGUSTINUS, CEWA-M

Daniel Agustinus, lulusan Teknik Industri dari Atma Jaya Yogyakarta, telah mendalami dunia keuangan dan pasar modal sejak tahun 2010. Saat ini, beliau aktif sebagai pembicara dalam pelatihan analisis teknikal dan juga sebagai penasehat analisis Elliott Wave untuk klien institusi maupun klien VIP.

Pada tahun 2020, beliau menjadi orang Indonesia pertama yang memperoleh sertifikasi CEWA-M (Certified Elliott Wave Analyst Master), yang merupakan sertifikasi internasional dengan tingkatan tertinggi untuk analis Elliott Wave. Hanya sedikit orang di seluruh dunia yang memiliki gelar CEWA-M ini. Saat ini, beliau menjabat sebagai Direktur di PT. Kanaka Hita Solvera dan juga aktif menjabat sebagai Direktur di PT. Kanaka Hita Baswara.

WIJEN PONTUS, CTA, CEWA

Wijen Pontus, lulusan Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB), telah berkecimpung di dunia pasar modal sejak tahun 2006. Selama belasan tahun, beliau berperan sebagai konsultan riset Elliott Wave di berbagai sekuritas asing maupun lokal, dana pensiun, dan manajemen aset. Saat ini, beliau dikenal sebagai salah satu dari sedikit ahli Elliott Wave di Indonesia dan telah mendedikasikan hidupnya untuk mengembangkan serta memperkenalkan Analisis Elliott Wave di tanah air. Pada tahun 2020, beliau memperoleh sertifikasi CEWA (Certified Elliott Wave Analyst) yang diakui secara internasional.

Analisis Elliott Wave kini telah diterima, diterapkan, dan diakui akurasinya oleh berbagai institusi pengelola dana di Indonesia. Sepanjang karirnya, Wijen Pontus telah memberikan ratusan seminar dan pelatihan tentang Elliott Wave untuk investor ritel dan institusi, termasuk BPJS (dulu Jamsostek) dan TASPEN, yang merupakan institusi keuangan terbesar di Indonesia. Sejak tahun 2009, beliau bersama dengan rekannya mendirikan B-Trade yang berada di bawah naungan PT. Kanaka Hita Solvera. Selain itu, beliau juga aktif menjabat sebagai Direktur di PT. Kanaka Hita Investama dan juga sebagai Direktur Investasi dan Pengembangan Portofolio Dana Abadi Ikatan Alumni Elektro ITB (IAE ITB).