DPR Dukung Investasi Apple Rp 16 T di Indonesia

Jakarta, bisabasi.id – Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PKS Tifatul Sembiring mendukung rencana investasi yang akan dilakukan oleh Apple di Indonesia senilai Rp 16 triliun. Mantan Menkominfo era Presiden SBY ini menilai, rencana investasi oleh Apple akan memberikan dampak positif bagi Indonesia.

Menurut Tifatul, Apple yang punya standar teknologi tinggi dan canggih. Dia juga menyinggung produk Apple yang baik di Indonesia.

“Bagus, dong. Lah kita belum punya teknologi secanggih itu, dan uang sebanyak itu. Ada investor yang bangun (pabrik), nyerap tenaga kerja, apalagi pakai TKDN (tenaga kerja dalam negeri) kita. Ahlan wa sahlan,” kata Tifatul saat dihubungi, Selasa (10/12/2024). (11/12).

Selain itu, Tifatul menyebut kehadiran Apple di RI positif untuk anak-anak muda. Menurutnya, anak muda Indonesia bisa belajar banyak dari Apple.

“Bagi anak-anak muda, peminat bidang IT, bisa belajar banyak, ketika Apple hadir di sini,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua Komisi VII Saleh Partaonan Daulay menganggap wajar jika Apple berniat untuk berinvestasi di Indonesia. Pasalnya, Apple akan mendapat manfaar dari investasi tersebut. Untuk itu, ia berharap rencana investasi Apple di Indonesia bisa segera terwujud.

“Saya mengapresiasi rencana Apple untuk investasi sebesar Rp 16 triliun di Indonesia. Ini adalah itikad baik dari Apple untuk memenuhi permintaan pemerintah Indonesia,” katanya melalui keterangan tertulis.

Apple Harus Ciptakan Lapangan Kerja di Indonesia

Lebih lanjut, Saleh berharap Apple tidak hanya memperlakukan Indonesia sebagai pasar. Lebih jauh dari itu, sudah semestinya Apple berlapang hati untuk berinvestasi agar tercipta lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia yang selama ini menjadi konsumen setia produk-produk Apple.

“Kalau hanya Rp 16 triliun, itu masih sangat kecil. Bandingkan saja nilai dan besaran penjualan Apple di Indonesia. Keuntungan mereka masih jauh lebih tinggi,” ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, permintaan pemerintah Indonesia agar Apple berinvestasi USD 1 miliar atau sekitar Rp 16 triliun disanggupi. Hal tersebut diungkap Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang. Apple disebutkan sudah melakukan pembicaraan awal dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM soal rencana investasi.

MANILA KRISTIN

Kristin Manila menyelesaikan gelar Sarjana di bidang Teknologi Informasi dari Universitas Kristen Duta Wacana pada tahun 2012. Memulai karirnya sebagai freelancer dan karyawan tetap di perusahaan kecil di Jogja, Kristin telah memperoleh pengalaman berharga dalam industri teknologi.

Dengan latar belakang yang kuat dan dedikasi terhadap inovasi, Kristin bergabung dengan PT Kanaka Hita Solvera (KHS) sebagai Direktur KHS pada tahun 2021 Sebagai Direktur, Kristin berfokus pada pengembangan strategi yang mengintegrasikan pengalaman teknologi dan keuangan untuk memberikan solusi konsultasi keuangan yang unggul dan relevan, dengan pendekatan inovatif dan adaptif terhadap perkembangan terbaru di pasar.

T HERDITYA WICAKSANA, CEWA-M

T. Herditya Wicaksana, lulusan Ilmu Ekonomi Universitas Atma Jaya Yogyakarta, telah berkecimpung di dunia pasar modal sejak tahun 2009. Saat ini, beliau aktif sebagai pembicara dalam pelatihan analisis teknikal dan juga sebagai penasehat analisis Elliott Wave untuk berbagai klien ritel maupun institusi.

Pada tahun 2023, beliau memperoleh sertifikasi CEWA-M (Certified Elliott Wave Analyst Master), yang merupakan sertifikasi internasional dengan tingkatan tertinggi untuk analis Elliott Wave. Hanya sedikit orang di seluruh dunia yang memiliki gelar CEWA-M ini. Saat ini, beliau menjabat sebagai Direktur PT. Kanaka Hita Solvera dan Dewan Pengawas Koperasi Agrapana Tunas Mandiri.

DANIEL AGUSTINUS, CEWA-M

Daniel Agustinus, lulusan Teknik Industri dari Atma Jaya Yogyakarta, telah mendalami dunia keuangan dan pasar modal sejak tahun 2010. Saat ini, beliau aktif sebagai pembicara dalam pelatihan analisis teknikal dan juga sebagai penasehat analisis Elliott Wave untuk klien institusi maupun klien VIP.

Pada tahun 2020, beliau menjadi orang Indonesia pertama yang memperoleh sertifikasi CEWA-M (Certified Elliott Wave Analyst Master), yang merupakan sertifikasi internasional dengan tingkatan tertinggi untuk analis Elliott Wave. Hanya sedikit orang di seluruh dunia yang memiliki gelar CEWA-M ini. Saat ini, beliau menjabat sebagai Direktur di PT. Kanaka Hita Solvera dan juga aktif menjabat sebagai Direktur di PT. Kanaka Hita Baswara.

WIJEN PONTUS, CTA, CEWA

Wijen Pontus, lulusan Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB), telah berkecimpung di dunia pasar modal sejak tahun 2006. Selama belasan tahun, beliau berperan sebagai konsultan riset Elliott Wave di berbagai sekuritas asing maupun lokal, dana pensiun, dan manajemen aset. Saat ini, beliau dikenal sebagai salah satu dari sedikit ahli Elliott Wave di Indonesia dan telah mendedikasikan hidupnya untuk mengembangkan serta memperkenalkan Analisis Elliott Wave di tanah air. Pada tahun 2020, beliau memperoleh sertifikasi CEWA (Certified Elliott Wave Analyst) yang diakui secara internasional.

Analisis Elliott Wave kini telah diterima, diterapkan, dan diakui akurasinya oleh berbagai institusi pengelola dana di Indonesia. Sepanjang karirnya, Wijen Pontus telah memberikan ratusan seminar dan pelatihan tentang Elliott Wave untuk investor ritel dan institusi, termasuk BPJS (dulu Jamsostek) dan TASPEN, yang merupakan institusi keuangan terbesar di Indonesia. Sejak tahun 2009, beliau bersama dengan rekannya mendirikan B-Trade yang berada di bawah naungan PT. Kanaka Hita Solvera. Selain itu, beliau juga aktif menjabat sebagai Direktur di PT. Kanaka Hita Investama dan juga sebagai Direktur Investasi dan Pengembangan Portofolio Dana Abadi Ikatan Alumni Elektro ITB (IAE ITB).