Kolaborasi Telin dan Citra Connect Perkuat Ekonomi Digital RI

Jakarta, bisabasi.id – PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), anak perusahaan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), mengumumkan kemitraannya dengan PT Citranet Sarana Digital (Citra Connect)  dalam rangka akuisisi lahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP).

Kolaborasi strategis ini mencerminkan visi bersama untuk mengembangkan NDP menjadi connectivity hub  terkemuka, mendorong pertumbuhan di wilayah Batam, dan memperkuat ekonomi digital Indonesia.

Perjanjian ini ditandatangani oleh CEO Telin Budi Satria Dharma Purba dan Direktur Eksekutif Citra Connect & NDP Marco Bardelli. Kemitraan ini merupakan tonggak penting dalam komitmen kedua perusahaan untuk memajukan lanskap digital Indonesia dengan meningkatkan konektivitas regional dan mengubah NDP menjadi gerbang inovasi teknologi, didukung oleh infrastruktur canggih serta inisiatif berwawasan ke depan.

Meneruskan kemitraan strategis yang telah dimulai tahun lalu, Telin dan Citra Connect bekerja lebih erat untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi transmisi data lintas negara. Kolaborasi ini membuka peluang baru dalam ekosistem digital, khususnya bagi startup dan bisnis infrastruktur digital, termasuk Pusat Data dan Kabel Bawah Laut, yang secara signifikan akan berkontribusi pada perekonomian nasional. 

Telin dan Citra Connect Berkomitmen untuk Transformasi Digital Park

CEO Telin Budi Satria Dharma Purba menyatakan, Telin mengambil langkah besar bersama Citra Connect untuk semakin memperkuat kolaborasi kami. Dengan menyelesaikan proses akuisisi lahan ini, kami bersama-sama berkomitmen untuk mentransformasi Nongsa Digital Park menjadi connectivity hub kelas dunia yang tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi tetapi juga mendorong inovasi dan keberlanjutan di wilayah Batam.

“Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak besar pada pertumbuhan jaringan komunikasi serta mendorong kemajuan teknologi,” kata Budi dalam keterangan tertulisnya. (10/12).

Senada, Direktur Eksekutif Citra Connect dan NDP Marco Bardelli mengatakan, Citra Connect telah berperan penting dalam menjadikan NDP salah satu hub pusat data paling menarik di kawasan ini, dengan cepat menjadi komponen kunci dalam pertumbuhan eksponensial ekonomi digital Indonesia.

“Semua ini tidak mungkin terjadi tanpa kerja sama yang terjalin dengan Telin. Perjalanan dimulai melalui penandatanganan kemitraan pada September 2023 lalu, kemudian kolaborasi berkembang dengan sangat cepat.”

Di masa datang, kemitraan antara Telin dan Citra Connect diharapkan akan menginspirasi era baru keunggulan digital di Indonesia. Dengan memanfaatkan keahlian dan sumber daya yang dimiliki bersama, kedua perusahaan berkomitmen untuk menciptakan lanskap digital yang dinamis dan inovatif, yang akan membuka jalan bagi kemajuan teknologi di masa depan dan pengembangan ekonomi yang berkelanjutan.

MANILA KRISTIN

Kristin Manila menyelesaikan gelar Sarjana di bidang Teknologi Informasi dari Universitas Kristen Duta Wacana pada tahun 2012. Memulai karirnya sebagai freelancer dan karyawan tetap di perusahaan kecil di Jogja, Kristin telah memperoleh pengalaman berharga dalam industri teknologi.

Dengan latar belakang yang kuat dan dedikasi terhadap inovasi, Kristin bergabung dengan PT Kanaka Hita Solvera (KHS) sebagai Direktur KHS pada tahun 2021 Sebagai Direktur, Kristin berfokus pada pengembangan strategi yang mengintegrasikan pengalaman teknologi dan keuangan untuk memberikan solusi konsultasi keuangan yang unggul dan relevan, dengan pendekatan inovatif dan adaptif terhadap perkembangan terbaru di pasar.

T HERDITYA WICAKSANA, CEWA-M

T. Herditya Wicaksana, lulusan Ilmu Ekonomi Universitas Atma Jaya Yogyakarta, telah berkecimpung di dunia pasar modal sejak tahun 2009. Saat ini, beliau aktif sebagai pembicara dalam pelatihan analisis teknikal dan juga sebagai penasehat analisis Elliott Wave untuk berbagai klien ritel maupun institusi.

Pada tahun 2023, beliau memperoleh sertifikasi CEWA-M (Certified Elliott Wave Analyst Master), yang merupakan sertifikasi internasional dengan tingkatan tertinggi untuk analis Elliott Wave. Hanya sedikit orang di seluruh dunia yang memiliki gelar CEWA-M ini. Saat ini, beliau menjabat sebagai Direktur PT. Kanaka Hita Solvera dan Dewan Pengawas Koperasi Agrapana Tunas Mandiri.

DANIEL AGUSTINUS, CEWA-M

Daniel Agustinus, lulusan Teknik Industri dari Atma Jaya Yogyakarta, telah mendalami dunia keuangan dan pasar modal sejak tahun 2010. Saat ini, beliau aktif sebagai pembicara dalam pelatihan analisis teknikal dan juga sebagai penasehat analisis Elliott Wave untuk klien institusi maupun klien VIP.

Pada tahun 2020, beliau menjadi orang Indonesia pertama yang memperoleh sertifikasi CEWA-M (Certified Elliott Wave Analyst Master), yang merupakan sertifikasi internasional dengan tingkatan tertinggi untuk analis Elliott Wave. Hanya sedikit orang di seluruh dunia yang memiliki gelar CEWA-M ini. Saat ini, beliau menjabat sebagai Direktur di PT. Kanaka Hita Solvera dan juga aktif menjabat sebagai Direktur di PT. Kanaka Hita Baswara.

WIJEN PONTUS, CTA, CEWA

Wijen Pontus, lulusan Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB), telah berkecimpung di dunia pasar modal sejak tahun 2006. Selama belasan tahun, beliau berperan sebagai konsultan riset Elliott Wave di berbagai sekuritas asing maupun lokal, dana pensiun, dan manajemen aset. Saat ini, beliau dikenal sebagai salah satu dari sedikit ahli Elliott Wave di Indonesia dan telah mendedikasikan hidupnya untuk mengembangkan serta memperkenalkan Analisis Elliott Wave di tanah air. Pada tahun 2020, beliau memperoleh sertifikasi CEWA (Certified Elliott Wave Analyst) yang diakui secara internasional.

Analisis Elliott Wave kini telah diterima, diterapkan, dan diakui akurasinya oleh berbagai institusi pengelola dana di Indonesia. Sepanjang karirnya, Wijen Pontus telah memberikan ratusan seminar dan pelatihan tentang Elliott Wave untuk investor ritel dan institusi, termasuk BPJS (dulu Jamsostek) dan TASPEN, yang merupakan institusi keuangan terbesar di Indonesia. Sejak tahun 2009, beliau bersama dengan rekannya mendirikan B-Trade yang berada di bawah naungan PT. Kanaka Hita Solvera. Selain itu, beliau juga aktif menjabat sebagai Direktur di PT. Kanaka Hita Investama dan juga sebagai Direktur Investasi dan Pengembangan Portofolio Dana Abadi Ikatan Alumni Elektro ITB (IAE ITB).